Statistiche web

Dapatkan Up Date Perkembangan Gaya Hidup di Korea, korean style, Biaya Hidup di Korea dan semua hal Tentang Korea Sini

CARA IKUTI TREND KOREA

Tampilkan postingan dengan label Ekonomi di Korea. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ekonomi di Korea. Tampilkan semua postingan
Arti Shibal Biyong 시발 비용 Masalah Generasi Milenial di Korea Selatan

MENCARI TAHU APA YANG DI MAKSUD DENGAN KATA UMPATAN SHIBAL BIYONG 시발 비용 DI KALANGAN GENERASI MILENIAL KOREA SELATAN ?


Hidup Nyaman dengan Penghasilan yang cukup untuk membeli Rumah Sendiri di Negara Maju seperti Korea Selatan adalah sebuah Impian yang sangat tinggi terutama di kalangan generasi Milenial yang bekerja keras siang dan malam untuk bisa memiliki Tempat tinggal sendiri yang layak huni, Mahalnya harga property di Korea selatan membuat banyak orang di sana yang hidup dengan mengontrak, butuh waktu cukup lama dan bahkan sangat lama agar bisa mengumpulkan uang yang cukup unutk membeli sebuah rumah sederhana yang layak huni di tengah - tengah pemukiman padat di korea selatan, di tambah lagi sulitnya mencari pekerjaan yang bergaji besar dan karier yang bagus di karenakan sangat ketatnya persaingan di sana, banyak generasi milenial yang bekerja dengan penghasilan yang hanya cukup untuk biaya hidup mereka sehari - hari dan menjadi sulit untuk menabung, intinya karena banyak biaya yang harus mereka keluarkan ketika hidup di negara maju seperti Korea selatan ini ! Karena tekanan Sosial yang begitu kuat sehingga membuat banyak generasi muda di korea mulai frustasi bahkan terjerumus kedalam kebiasaan menghabiskan uang pada hal-hal kecil secara royal yang melampaui batas, seperti membeli fashion mahal, memanjakan diri berlebihan dengan segala hal yang bersifat kesenangan sesaat misalnya makan di restoran, sering berpesta, sampai berekreasi setiap akhir pekan untuk membantu mereka melewati hari – hari buruk di tengah – tengah tekanan dan persaingan pekerjaan, maka akhirnya mereka melampiaskan kekesalannya dengan istilah Shibal Biyong 시발 비용 !

Apa Itu Shibal Biyong 시발 비용  ?

Membeli barang – barang kecil yang mahal yang tidak begitu penting mungkin menurut kita itu adalah sebuah pemborosan, tapi bagi mereka itu adalah sebuah kebahagiaan, walaupun setiap orang mungkin punya cara tersendiri mengatasi stress dan rasa frustasi di dalam dirinya, kira – kira bentuk kecenderungan membelanjakan uang seperti ini untuk sesuatu hal yang tampaknya sangat tidak penting dan menjadi sebuah trend dikalangan generasi milenial negeri ginseng inilah yang maksud dengan "Shibal Biyong" 시발 비용 Istilah Shibal Biyong awalnya adalah sebuah umpatan atas kekesalan generasi muda yang frustasi dengan biaya hidup yang sangat mahal di sana, dengan sangat mahalnya harga rumah di korea selatan, bahkan hampir - hampir mustahil dengan gaji atau pendapatan mereka saat ini untuk menabung dan membelikan sebuah rumah yang paling murah sekalipun, akhirnya mereka berfikir untuk apa menanbung, lebih baik nikmati hidup sekarang dengan penghasilan yang ada dengan cara menyenangkan diri masing - masing, bisa dengan berlibur, makan enak setiap hari, membeli pernak - pernik tak penting yang disukai, nonton film dan hiburan lainnya.




Gerasi Milenial di Korea selatan rata - rata memiliki penghasilan yang tidak menentu yang ia dapatkan dari pekerjaan Paruh waktu dan pekerjaan kasar, Begitu ketatnya persaingan di sana sehingga sangat sulit mendapatkan pekerjaan di perusahaan - perusahaan yang memberikan gaji cukup besar, Nepotisme di dalam perusahaan korea selatan memang masih cukup kental, tanpa ada koneksi yang cukup dari lingkaran keluarga perusahaan tersebut, maka akan sangat sulit bagi generasi milenial tersebut mendapatkan posisi yang baik dan gaji yang cukup di perusahaan tersebut, Generasi milenial kelompok menengah inilah yang terdampak langsung dengan kesenjangan ekonomi yang terjadi saat ini dan sangat rentan mengalami frustasi. 

Kenapa Shibal Biyong 시발 비용  ?

Fenomenan kata umpatan Shibal Biyong 시발 비용 lahir karena :

  • Biaya Hidup yang sangat mahal
  • Sulitnya Mencari Pekerjaan di Korea Selatan
  • Kesenjangan sosial ekonomi yang cukup besar
  • Harga rumah dan asset lainnya yang sangat mahal

Akibat Shibal Biyong 시발 비용  Bagi Milenial Korea Selatan :

  • Tidak Suka Menabung
  • Lebih Cebderung bergaya Hidup Boros
  • Menyenangkan diri sendiri dengan Liburan yang tidak terencana
  • Menghabiskan Uang untuk hal – hal tak penting

-->  SELANJUTNYA

Bentuk Gambar Duit Korea Selatan

Apa Itu KRW ( Korean Won )

Jika Kita berbicara tentang duit, pikiran  kita pasti akan mengarah ke nominal duit uang tersebut, terlepas dari jenis mata uangnya, di otak kita pasti akan berfikir tentang berapa nominal terkecil dan nominal terbesarnya, misalnya saja ketika kita hendak membeli sesuatu di pasar, di saat kita membayar maka otak kita secara cepat akan merespon nominal berapa yang harus kita keluarkan dari dompet kita untuk membayar barang belanjaan tersebut, Sama Halnya jika kalian berkesempatan jalan - jalan Ke Korea Selatan, paling tidak kalian harus hafal dengan pecahan nominal Mata Uang Won 원 atau KRW ketika kalian pergunakan untuk membeli atau membayar sesuatu di sana ! walaupun artikel ini cukup sepele, namun kami yakin pasti akan bermanfaat bagi kalian yang punya cita - cita mengunjungi Korea Selatan sebagai Negeri Impian para Pecinta K-pop dan Drakor - Mungkin Bentuk dan warna Mata Uang Won 원 ini pernah kalian lihat di adegan film / drama korea, tapi apakah kalian tahu bagaimana detailnya mata uang yang di keluarkan oleh Bank of Korea tersebut ? " ada pepatah tak kenal maka tak sayang " artinya ketika suatu hari nanti kalian berkesempatan memegang uang resmi orang korea selatan yaitu KRW / won 원  kemudian meletakannya di dalam dompet kalian, nah jika kalian sudah mengenalnya dengan baik dari mulai warna, ciri - ciri serta nominalnya, maka ketika kalian bertransaksi di sana, tentunya akan merasakan sesuatu hal yang berbeda di bandingkan kalian sama sekali belum tahu bagaimana bentuknya mata uang won 원 tersebut.





Won 원 adalah Uang orang Korea Selatan yang sudah di pergunakan jauh sebelum masuknya imperialisme Jepang ke korea, walaupun  pada masa Imperialisme Jepang di korea, mata uang Won 원 sempat berganti menjadi Yen, Tetapi Mata uang Won 원 kembali menjadi mata uang Resmi Negara Korea Selatan tepat setelah hari pernyataan kemerdekaan korea selatan pada tanggal 15 Agustus Tahun 1945 ( ya, hanya beda dua hari dengan hari kemerdekaan kita ) Uang Korea atau Uang Won 원  terdiri dari dua jenis uang yaitu, uang logam dan uang kertas, Pecahan Nominal uang logam won 원 terdiri dari pecahan 1 won, 5 won, 10 won, 50 won , 100 won dan 500 won,  sementara uang kertas terdiri dari pecahan 1000 won, 5000 won, 10.000 won dan 50.000 won – Namun Nominal 1 won,  dan 5 won saat ini tentu saja sudah jarang dipergunakan, sama halnya dengan uang logam rupiah kita Rp 25 Rupiah atau 25 perak



Kurs Won 원 Korea / KRW ke Rupiah Indonesia IDR  - 1 Won = Rp 12,7 - jadi kemungkinan besar koin 1 won dan 5 won tersebut sudah jarang di gunakan di jaman sekarang, sebagai perbandingan 1 cup Mie Instant di Korea Selatan adalah 1.050 won atau setara dengan Rp 13.400,-  sudah kebanyang kan Berapa banyak uang koin 1 won atau 5 won yang harus di sediakan untuk membayar 1 cup mie instant tersebut, mungkin pecahan uang logam yang masih di gunakan saat ini adalah nominal 50 won, 100 won dan 500 won yang masih bisa di gunakan untuk uang kembalian atau untuk membeli 1 cup mie instant, walaupun 1 won sudah jarang dan hampir tidak di gunakan lagi di korea selatan, tapi sepertinya sampai dengan tahun 2018 Bank Of Korea atau Bank Sentral Korea masih mencetak atau memproduksi uang logam 1 won loh dengan bahan Aluminium ( lihat gambar di bawah ) - hmmm buat apa ya koin 1 won ?



Ok Guys, selanjutnya kita bahas Koin dengan nominal terbesar yaitu 500 won 원  yang masih umum di gunakan sampai dengan saat ini, selain untuk uang kembalian biasanya juga di gunakan untuk membeli minuman di mesin - mesin otomatis, Koin 500 won ini terbuat dari bahan Kupronikel mirip dengan uang logam Rp 1000 kita - jika kita kurs dengan rupiah maka 500 won ini kira - kira setara dengan Rp 6.350,- mungkin masih bisa untuk membeli sebotol minuman dingin di sana, nah bagaimana bentuk koin 500 won di jaman now ? silahkan lihat gambar di bawah ini.





Gambar sebelah kanan pada Koin 500 won adalah gambar burung Jenjang, yaitu berkaki dan berleher panjang dari familia Gruidae, ordo Gruiformes, atau burung bangau, burung jenjang terbang dengan leher yang diluruskan kira - kira sama seperti gambar di sisi koin 500 won tersebut, burung ini habitatnya berada di dearah perairan perbatasan antara Korea Utara dan Korea Selatan


Nah, Berikutnya kita akan bahas mengenai Uang Kertas Won 원 - Bank Central Korea atau Banl Of Korea menerbitkan Uang Won 원 Kertas dengan Nominal 1000 Won, 5000 Won, 10.000 won dan 50.000 won dan untuk reviewnya bisa kalian simak melalui salah satu cuplikan video berikut ini :  




Uang Kertas Korea Selatan Nominal ₩1000

Uang Kertas ₩1.000 adalah nominal uang kertas mata uang won yang diterbitkan oleh Bank of Korea dengan warna dominan Biru, Pada Sisi depan menampilkan Gambar Yi Hwang, Seorang cendekiawan Dinasti Joseon dan pada sisi belakang menampilkan gambar lukisan Gyesangjeonggeodo. Ukuran : 136 x 68 mm 


Uang Kertas Korea Selatan Nominal ₩5000

Uang Kertas ₩5.000 adalah nominal uang kertas Mata uang won yang diterbitkan oleh Bank of Korea, dengan warna dominan Jingga, Pada Sisi depannya menampilkan Gambar Yi I, Seorang cendekiawan-ilmuwan Dinasti Joseon, yang juga merupakan putra dari Shin Saimdang, sedangkan pada Bagian belakangnya menampilkan Gambar lukisan Serangga dan Tanaman. Ukuran : 142 x 68 mm







Uang Kertas Korea Selatan Nominal ₩10.000

Uang Kertas ₩10.000 adalah nominal uang kertas mata uang won yang diterbitkan oleh Bank of Korea, dengan warna dominan Hijau, Pada Sisi depannya menampilkan gambar Sejong yang Agung, raja ke-4 Dinasti Joseon, yang juga merupakan pencipta aksara Hangeul, sedangkan pada sisi belakang menampilkan gambar Honcheonsigye dan Cheonsang Yeolcha Bunyajido. Ukuran : 148 x 68 mm

Uang Kertas Korea Selatan Nominal ₩50.000

Uang Kertas ₩50.000 adalah nominal uang kertas mata uang won yang diterbitkan oleh Bank of Korea, dengan warna dominan Kuning, pada bagian sisi depannya menampilkan Gambar Shin Saimdang, sesepuh Dinasti Joseon, yang juga merupakan ibunda Yi I; dengan latar belakang Chochungdo. dan pada sisi bagian belakangnya menampilkan gambar tanaman bambu dan Prunus mume. Ukuran : 154 x 68 mm

-->  SELANJUTNYA

Hitungan Gaji Buruh di Korea Selatan

MENCARI LOWONGAN KERJA DI KOREA SELATAN

Bekerja Menjadi Seorang TKI di Negara Maju Seperti di Negara Korea Selatan adalah impian banyak orang, dengan harapan bisa memperoleh pekerjaan yang cukup layak dengan gaji yang cukup besar. Umumnya pekerja pabrik atau buruh di negara - negara maju di bayar dengan upah perjam, salah satunya di Korea Selatan, Gaji yang akan di dapatkan oleh para buruh pabrik di sana mungkin terasa cukup besar jika di bandingkan dengan upah UMR di Indonesia, Pada Tahun Ini saja Upah Buruh di Korea Selatan yaitu 8.590 won per jamnya - Jika kita hitung  5 hari kerja dalam sebulan. maka upah yang di dapat perbulan adalah 1.795.310 won, atau setara kurang - lebih 21 juta rupiah per bulan, angka tersebut pun belum termasuk upah lembur, jika sering lembur maka pendapatan mereka bisa mencapai 30 juta rupiah perbulannya, TKI indonesia di Korea Selatan atau yang bisa di sebut sebagai pekerja migran Indonesia / PMI di Korea Selatan rata-rata berpendidikan SMP, dan Mereka bekerja di sektor manufaktur serta perikanan, Dalam hal ini  pemerintah Indonesia mempunyai skema kerja sama Government to Government (G to G) dengan Korea Selatan untuk penempatan PMI, sampai saat ini total PMI yang bekerja di Korea Selatan sudah mencapai 56 ribu orang.pekerja, apakah anda tertarik untuk bekerja di Korea Selatan ? jika memang tertarik, silahkan simak artikel ini sampai selesai, karena kita akan membahas juga bagaimana persyaratan untuk menjadi Pekerja Migran Indonesia di Korea Selatan ! o ia kita juga akan bahas tentang jam kerja di korea selatan, karena cukup Banyak yang bertanya berapa lama sih jam kerja normal di Korea Selatan ? apakah sama dengan jam kerja normal di Indonesia ? kita akan jawab satu - persatu pertanyaannya ya !


Sampai dengan Hari ini, Ternyata Sudah Cukup Banyak TKI atau Pekerja Migran Indonesia yang berhasil mengadu nasib Negeri Ginseng tersebut, tetapi banyak juga yang gagal merubah nasibnya setelah kembali dari korea selatan pulang tidak membawa apa - apa, hal ini di sebabkan gaya hidup mereka yang tidak bisa hidup hemat istilahnya hidup merih di negeri orang, jika gaya hidup kita di sana ingin senang - senang dan ingin hidup nyaman mungkin gaji kalian tidak akan cukup untuk menghidupi kalian sendiri di sana, boro - boro mau kirim uang ke kampung halaman, buat biaya hidup sehari - hari saja masih kurang. Tetapi anda tidak perlu khawatir karena di jaman moderen seperti sekatang ini sudah cukup banyak makanan - makanan instant khas korea yang bisa kalian beli dengan harga yang sangat terjangkau dan memungkinkan kalian bisa hidup lebih hemat, apa saja makanan instant yang bisa kalian beli secara online sementara contoh - contohnya bisa kalian lihat sejenak dengan cara :





Lowongan Pekerjaan sebagai Buruh di Korea selatan cukup banyak, Bidang - bidang pekerjaan di Korea selatan yang cukup banyak menerima buruh asal Indonesia adalah di bidang perusahaan manufaktur / pabrik, bidang jasa, kontruksi, dan bidang pertanian serta perikanan moderen.







Tadi di atas kita sudah bahas upah atau gaji yang bisa di dapatkan jika kita bekerja di Korea selatan sebagai Pekerja Migran atau Buruh Pabrik, nah  kemudian bagaimana caranya ya kalau mau bekerja di Korea  selatan seperti teman – teman kita di sana ?

Ok, langsung aja simak ya, persyaratan utama untuk bisa bekerja di Korea Selatan 



Syarat - syarat Umum Untuk Bisa Bekerja di Korea Selatan :

  1. Usia kamu minimal sudah 18 tahun dan maksimal 39 tahun saat mendaftar jadi Calon PMI

  2. Pendidikan minimal SLTP atau sederajat, tapi diutamakan sih SMK atau SMA.

  3. Pastinya Kamu Tidak buta warna

  4. Tidak cacat jari atau amputasi

  5. Tidak sedang dicekal bepergian ke Luar Negeri.

  6. Belum pernah dihukum penjara atau hukuman yang lebih berat.

  7. Tidak memiliki catatan deportasi atau keberangkatan dari Pemerintah Republik Korea.

  8. Tidak memiliki riwayat penyakit Tubercholosis (TBC), Hepatitis dan Shypilis.

  9. Memiliki alamat email pribadi yang masih aktif.

  10. Memiliki nomor rekening tabungan pribadi, disarankan dengan buku tabungan BRI Simpedes TKI.

  11. Tujuannya atau manfaatnya untuk mempermudah transaksi di dalam negeri dan luar negeri, dan supaya gampang kirim duit ke kampung halaman kalian.

Nah, Buat kalian yang sudah khawatir kalau kerja di korea selatan jam kerjanya over time atau long time atau istilahnya mengalami jam kerja yang panjang hingga lebih dari jam kerja normal di indonesia, tentu saja kini kalian tidak perlu khawatir akan hal tersebut, karena Pemerintah Korea Selatan telah mengesahkan aturan untuk mengurangi jam kerja karyawan atau buruh pabriknya dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas para pekerja di sana, sejak beberapa tahun yang lalu  Majelis nasional Korea Selatan sudah mengeluarkan undang-undang yang mengatur tentang jam kerja atau waktu kerja mingguan karyawan menjadi 52 jam saja seminggunya yang sebelumnya 68 jam per pekan. Aturan tersebut diberlakukan sejak Juli 2018 dan telah diterapkan kepada seluruh perusahaan di korea selatan Pada aturan yang baru tersebut, karyawan akan bekerja selama 40 jam sepekan, dengan tambahan jam lembur maksimal 12 jam dalam seminggu, nah cukup ringankan jam kerjanya, tapi jangan samakan produktifitas kalian di indonesia dengan standart produktifitas di korea selatan ya, dengan pengurangan jam kerja tentu saja produktifitas para pekerjanya juga harus lebih baik loh ! gimana masih minat ?


Contoh Lapangan Pekerjaan Buruh di Korea Selatan


Artinya Hanya Pekerja Keras yang bisa sukses dan bertahan bekerja di Korea Selatan ! karena tidak ada tempat bagi orang malas di Negri Ginseng tersebut ! Masalah gaji dan jam kerja sudah kita bahas, lalu bagaimana dengan biaya hidup di sana ? rata - rata perusahaan di Korea Selatan menyediakan Mess atau tempat tinggal untuk pekerjanya, jika anda nanti bekerja di korea selatan dan mendapatkan fasilitas tempat tinggal dari perusahaan maka anda pasti bisa menabung banyak dan bisa kirim uang kepada keluarga kalian di kampung halaman, karena yang kalian pikirkan hanya urusan perut makan 3 kali yang hemat setiap harinya ! selain masalah tempat tinggal, ternyata masalah fasilitas kesehatan juga harus kalian pikirkan ya ! apakah biaya berobat di korea selatan itu mahal ? berapa sih biayanya sekali berobat ke dokter di korea selatan ? yuk kita cari tahu juga !